Perbedaan GRC dan Gypsum

Perbedaan GRC dan Gypsum

Perbedaan GRC dan Gypsum – Atap adalah salah satu bagian yang paling penting dalam rumah. Atap memiliki fungsi untuk menjadi sekat antara bangunan dan ruangan. Ada banyak sekali jenis bahan atap yang bisa digunakan untuk rumah Anda. Dua dari bahan atap yang bisa dipilih adalah grc dan gypsum.

Dua bahan ini masih sering tertukar satu sama lain. Banyak orang yang mengira bahwa gypsum adalah grc, begitu pula sebaliknya. Agar lebih jelas dan tahu mana bahan yang cocok untuk rumah Anda, berikut ini adalah perbedaan grc dan gypsum:

1. Perbedaan Ketahanan Antara GRC dan Gypsum

Perbedaan grc dan gypsum yang pertama adalah ketahanannya. Grc adalah sebuah plafon yang dibuat menggunakan bahan papan semen fiber glass. Tentu Anda sudah tahu bahwa semen fiber glass adalah salah satu bahan yang kuat. Bahan semen fiber glass ini juga membuat plafon grc memiliki ketahanan terhadap air.

Berbeda dengan gypsum yang ketahanannya lebih rendah dibandingkan grc. Gypsum lebih sering digunakan sebagai plafon biasa, sedangkan grc biasanya digunakan dalam bangunan yang butuh ketahanan lebih.

2. Perbandingan Harga GRC Board dengan Gypsum

Selain dalam ketahanannya, perbedaan grc dan gypsum yang kedua adalah harganya. Memiliki ketahanan dan bahan yang berbeda tentu membuat kedua jenis plafon ini memiliki perbedaan harga. Dalam hal ini, grc memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan gypsum.

Bagi Anda yang memang memiliki fokus lebih dalam plafon dan memang membutuhkan plafon kuat, maka grc adalah pilihan yang tepat. Tetapi bila Anda memiliki keterbatasan budget, maka gypsum juga bukan pilihan yang buruk. Kualitas gypsum masih sangat baik dibandingkan dengan harganya, sehingga Anda tidak perlu ragu memilihnya.

3. Waktu Bebas Perawatan

Waktu bebas perawatan adalah perbedaan grc dan gypsum yang berikutnya. Setiap bahan bangunan tentu membutuhkan maintanance yang tepat. Bila Anda ingin bangunan yang Anda tempati bebas untuk tidak dirawat dalam jangka waktu lama, maka Anda bisa memilih grc. Gypsum membutuhkan waktu bebas perawatan yang lebih sedikit dibandingkan grc.

Grc memiliki waktu bebas perawatan selama 10 sampai 20 tahun lamanya, sedangkan gypsum hanya 8 sampai 15 tahun saja. Hal inilah yang membuat harga grc lebih mahal dibandingkan gypsum.

4. Penempatan

Penempatan adalah perbedaan grc dan gypsum berikutnya. Dimana Anda akan menempatkan grc atau gypsum ini juga menjadi perbedaan yang siginifikan. Pasalnya, kedua bahan ini tidak bisa dibandingkan untuk satu objek yang sama. Gypsum memiliki sifat tidak terpengaruh terhadap temperatur ruangan.

Kelemahannya, bahan gypsum tidak tahan terhadap rayap dan air. Sedangkan grc memiliki ketahanan yang lebih baik dibandingkan gypsum dalam hal jamur dan air. Tentunya hal ini bisa membuat Anda tahu mana bagian yang seharusnya diberikan bahan gypsum dan mana yang grc.

5. Waktu Pemasangan

Karena bahan yang berbeda, grc dan gypsum membutuhkan waktu yang berbeda pula untuk pemasangannya. Hal ini menjadi perbedaan grc dan gypsum yang berikutnya. Grc membutuhkan waktu yang lebih lama dalam hal pemasangan, sedangkan gypsum lebih cepat.

Hal ini dikarenakan bahan gypsum lebih ringan dan mudah untuk dipasangkan dengan kosntruksi bangunan. Pemasangan yang terburu-buru akan membuat hasil tidak maksimal.

5 perbedaan grc dan gypsum diatas tentu bisa membuat Anda mampu mempertimbangkan mana bahan yang sekiranya cocok dengan kebutuhan Anda. Pilihlah bahan yang sesuai dengan kebutuhan, sehingga Anda tidak perlu menggantinya dalam jangka waktu panjang.